breaking news New

Terkait Penggusuran Tanah, Warga Lapor Kapolsek Reo Ke Kapolres Manggarai

Kapolsek Reo, Bhekti Indra Kurniawan (ist)
Bagikan

RUTENG, Kabarnusantara.net – Terkait penggusuran tanah di jalur Wangkung menuju Jati, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Reok dan sejumlah pihak keamanan dari Polsek dan Koramil Reo, Warga Sengari akhirnya melaporkan Kapolsek Reo (Bhekti Indra Kurniawan) ke Kapolres Manggarai.

Informasi ini diterima Kabarnusantara.net dari salah satu Narasumber terpercaya yang minta namanya dirahasiakan.

Dia mengatakan bahwa Warga Sengari akan melaporkan tindakan Kapolsek Bhekti Indra Kurniawan yang telah berperan penuh dalam peroses penggusuran tanah selama 2 hari berturut – turut.

Dia menilai bahwa Kapolsek Reo secara sadar dan sengaja memerintahkan Personilnya untuk melakukan penyerobotan dan pengerusakan tanah milik Warga.

“Ini merupakan tindakan nyata seorang Kapolsek yang melakukan pengerusakan tanah milik Warga. Kami akan laporkan ini ke Kapolres Manggarai dan akan siap memproses hukum,” ujarnya.

“Seorang Penegak Hukum seharusnya netral. Tanah ini seharusnya dibicarakan di rana hukum, bukan langsung datang gusur. Kami menilai Kapolsek telah sengaja melakukan pengerusakan tanah milik Warga,” ujarnya lagi.

Saat ditanya terkait alasan hanya melaporkan Kapolsek Reo bukan dengan Pemerintah, Dia mengatakan bahwa Warga juga akan memperoses hukum Pemerintah.

“Kapolsek sebenarnya paham betul tentang hukum terkait tanah ini, bukan hanya dengar Pemerintah terus langsung memerintahkan Personilnya kawal penggusuran tanah. Ini namanya pengerusakan,” jelasnya lagi.

“Kami juga akan melaporkan Pemerintah ke rana hukum. Semua berkas sudah disiapkan dan akan dipertanggung jawabkan dihadapan hukum nantinya,” jelas Narasumber itu kepada Kabarnusantara.net pada Jumat (2/2/2018) di Reo.

Sementara itu dihubungi terpisah oleh Kabarnusantara.net melalui Pesan WhatsApp Kapolsek Bhekti Indra Kurniawan menanggapi laporan Warga Sengari itu.

“Pagi Bro. Kalaupun Mereka lapor silahkan Saya siap menghadapinya. Ini demi tugas dan tanggung jawab selaku Kapolsek,” tulisannya.

Untuk diketahui bahwa beberapa hari lalu Pemerintah Kecamatan Reo dan para Warga Sengari sempat beradu mulut terkait legalitas tanah yang digusur untuk membuka jalan baru itu.

Pemerintah Kecamatan Reo secara resmi menunjukan bukti Sertifikat hak kepemilikan tanah bahwa tanah itu milik Pemerintah bukan milik Warga. Sedangkan para Warga mengklaim bahwa tanah itu milik Mereka dengan bukti surat – surat yang dipegang. (KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password