breaking news New

Penangkapan Fredrich Sah, Namun Ia Berhak Ajukan Praperadilan

Bagikan

JAKARTA – Perhimpunan Advokat Pendukung (PAP-KPK) mengapresiasi langkah tegas KPK melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Advokat Fredrich Yunadi.

“Ini merupakan pilihan langkah yang tepat dan cepat sesuai dengan urgensi penyidikan dan sesuai dengan ketentuan pasal 16, 17 dan 18 KUHAP,” kata Petrus Selestinus kepada Kabarnusantara.net, Minggu (14/1/2018).

Menurut Petrus, sejak Fredrich Yunadi menjadi Kuasa Hukum Setya Novanto banyak pernyataan dan perilaku Fredrich Yunadi yang “off the track”, bahkan sering mengeluarkan pernyataan yang bersifat menyerang lembaga KPK bahkan terhadap pribadi-pribadi tertentu di KPK dengan tujuan untuk mendowngrade wibawa KPK di mata publik.

“Fredrich Yunadi, tentu sama sekali tidak membayangkan bahwa KPK akan begitu cepat melakukan tindakan kepolisian terhadap dirinya berupa penangkapan yang kemudian disusul dengan tindakan penahanan,” ucap Petrus.

Ia menambahkan, sikap KPK langsung melakukan penangkapan terhadap Fredrich Yunadi, meskipun baru mangkir pada panggilan pertama, didasarkan pada alasan sebagaimana dimaksud pasal 16 (2) KUHAP.

Pasal 16 berbunyi “untuk kepentingan penyidikan, penyidik dan penyidik pembantu berwenang melakukan penangkapan”. Sementara pasal 17 KUHAP, berbunyi “Perintah penangkapan dilakukan terhadap seorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup”.

Lalu pasal 1 angka 20 KUHAP mengatakan “Penangkapan adalah suatu  tindakan penyidik berupa pengekangan sementara waktu kebebasan tersangka atau terdakwa apabila terdapat cukup bukti guna kepentingan penyidikan dan/atau penuntutan dan/atau peradilan dalam hal serta menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini”.

Dengan demikian, kata Petrus, maka dari segi prosedural dan substansial kasus posisi Fredrich Yunadi telah terang benderang dan confirm antara Fakta-Fakta Hukum dan Norma Hukum Acara Pidana.

“Namun demikian Fredrich Yunadi oleh KUHAP dijamin haknya untuk mengajukan gugatan praperadilan guna menguji apakah tindakan kepolisian yang dilakukan KPK terhadap dirinya, baik penyidikan, penetapan tersangka, penangkapan dan penahanannya sah dan prosedural atau tidak,” jelas Advokat Peradi ini.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password