breaking news New

Natal Berlangsung Aman, Tanda Toleransi Menemukan Jalannya

Bagikan

JAKARTA – Situasi Perayaan Natal pada tahun ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Setidaknya, perayaan Natal berjalan damai dan tanpa ada gangguan luar biasa. Artinya pihak keamanan baik TNI maupun Polri berhasil menjaga keamanan saat perayaan Natal pada tahun 2017 ini.

Karena itu, Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah (Polri dan TNI) atas terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh warganya pada masa Natal dan pada saat perayaan Natal 25 Desember 2017, secara merata  di seluruh wilayah NKRI.

“Umat Kristen telah merayakan Natal 25 Desember 2017 dengan penuh suka cita dan damai, begitu pula bagi umat beragama lainnya yang akan merayakan Tahun Baru 2017, akan merayakan dengan penuh suka cita, saling percaya, rukun dan damai,” kata Ketua Task Force FAPP, Petrus Selestinus, Senin (25/12/2017).

Hal Ini, kata Petrus, bukti kerja keras pemerintah untuk menjamin rasa aman bagi setiap warga negaranya berhasil diciptakan dengan lebih baik, jika dibandingkan dengan kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru pada tahun-tahun sebelumnya karena sering terjadi gangguan keamanan, bahkan sampai ada perintah siaga satu dan travel warning dari negara sahabat.

“Polri dan TNI telah membuktikan kerja kerasnya karena didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat di seluruh pelosok tanah air dan secara aktif membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru, sehingga  tercapailah suasana damai hingga perayaan Natal tangggal 25 Desember 2017. Kita sudah saksikan bersama, tidak ada insiden sekecil apapun terdengar, bersifatnya mengganggu perayaan Natal Umat Kristiani di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ia menyatakan, situasi aman ini membedakan kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru pada tahun 2016 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita berharap suasana damai ini tetap terjaga hingga pada masa yang akan datang. Ini pertanda positif bahwa, toleransi dan kemajemukan sudah diraih kembali, berkat kerja sama yang baik di antara umat beragama, ormas-ormas dan pemerintah yang semakin menemukan chemistrynya,” tutur dia.

Kunjungan sekaligus pantauan yang dilakukan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke sejumlah Gereja Kristen-Katholik saat Ibadah Natal berlangsung, telah memberikan efek domino bagi seluruh warga masyarakat, berupa rasa aman dan nyaman khususnya bagi seluruh umat Kriastiani dan Umat beragama lainnya di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan di tengah toleransi dan kebhinekaan kita tengah menghadapi cobaan akibat perilaku intoleran dan radikal dari sekelompok orang yang sedang  membangun kekuatan untuk menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lain,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Petrus, kita patut mensyukuri sekaligus mengapresiasi setinggi-tingginya kamampuan Polri dan TNI meniciptakan kondisi keamanan yang nyaris sempurna, karena sebelum masa Natal dan menjelang masa Natal kondisi keamanan terus terjaga dengan baik.

“Ini berarti tidak hanya umat beragama Kristen dan warga masyarakat pada umumnya  yang merasa nyaman, tetapi rasa nyaman juga dinikmati oleh wisatawan asing dan pemerintah dari negara-negara sahabat yang warganya sedang berada di Indonesia.Tidak adanya siaga satu dan tidak adanya travel warning dari pemerintah asing kepada warga negaranya yang sedang berada di Indonesia, untuk berhati-hati atau menunda kunjungan ke Indonesia, menjadi bukti bahwa Pemerintahan Jokowi-JK semakin mendapatkan kepercayaan publik yang tinggi,” tandasnya.

Ia mengatakan, kemajemukan warga masyarakat yang nyaris terkoyak dan masalah toleransi yang sempat mengalami ancaman sebelumnya, mulai menemukan kembali jalannya dan sudah dirajut kembali, ditandai dengan damainya Natal di seluruh Indonesia.

Sehingga dengan demikian rasa nyaman yang sebelumnya menjadi sesuatu yang sangat mahal, kini telah kembali menjadi sesuatu yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan warga masyarakat yang majemuk, bersama sesama warga negara asing dan/atau pemerintahan asing yang warganya sedang berada di Indonesia.

“Mari kita jaga bersama NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai kekayaan bangsa kita,” ajak Advokat senior ini.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password