breaking news New

Warga Flotim Jabodetabek Diajak Junjung Toleransi dan Kedamaian

Masyarakat Flores Timur Jabodetabek menggelar kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama, Minggu (31/12/2017).
Bagikan

JAKARTA – Masyarakat Flores Timur se-Jabodetabek diajak untuk menjunjung tinggi nilai toleransi dan kedamaian melalui kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama.

Ketua Kerukunan Keluarga Tite Hena Flores Timur Jabodetabek, Simon Lamakadu mengatakan bahwa pada 2017 terjadi perseteruan politik yang berujung pada saling hujat dan menyinggung sentimen identitas.

“Kecemasan dan kegelisahan ini saya yakin akan semakin kita rasakan di tahun mendatang mengingat 2018 dan 2019 merupakan tahun politik,” ujarnya di sela kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru bersama di Kompleks Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Minggu (31/12/2017).

Atas fenomena itu, dia mengajak semua warga Flores Timur se-Jabodetabek untuk merawat ingatan kolektif tentang sejarah perjalanan panjang bangsa ini di mana perpecahan dan adu domba sengaja diciptakan oleh penjajah yang menyulitkan perjalanan bangsa.

Untuk itu dia mendorong seluruh masyarakat Flores Timur menjadi garda terdepan penjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari segala upaya untukj memecah belah bangsa Indonesia yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa.

“Tite Hena itu memiliki makna yang sangat mendalam karena berarti solidaritas berbagi kesedihan dan kegembiraan, melampaui makna toleransi. Mari kita semua warga diaspora untuk menjadi teladan bahwa perbedaan itu justru menguatkan kita semua,” tuturnya.

Dalam kegiatan Natal dan Tahun Baru bersama diawali dengan ekaristi kudus yang dipimpin oleh Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung Pr, serta dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Tite Hena Awards 2017 kepada lima tokoh yang dianggap memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah.

Adapun lima tokoh tersebut yakni Maria Loreta, tokoh budidaya sorgum, Kamilus Tupen Jumat, mantan buruh migran perintis usaha komunitas, budayawan Bernard Tukan, serta duo pebisnis Agustinus Demon Kebon serta Marselinus Silimalar.

Tite Hena Awards merupakan ajang penghargaan kepada individu yang berada di Flores Timur maupun Jabodetabek yang berdedikasi terhadap kemajuan daerah maupun komunitas Tite Hena. Dalam menentukan pilihan, panitia menggunakan mekanisme polling serta berkonsultasi dengan pengurus, maupun tim pakar.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password