breaking news New

Wily Nurdin Beberkan Alasan Pilih MS Ketimbang Calon Lain

Wily Nurdin
Bagikan

BORONG, Kabarnusantara.net – Pemilihan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur 2018 menarik perhatian banyak kalangan. Hajatan mencari pemimpin ini menjadi petarungan putera-puteri terbaik NTT. Sebut saja dua politisi Senayan sekelas Benny K Harman dan Viktor Laiskodat. Keduanya memutuskan pulang kampung untuk ikut dalam ajang lima tahunan tersebut. Selain dua anggota DPR RI tersebut, beberapa nama lain seperti Cristian Rotok, Benny Litelnony, dan Eston Foenay adalah tokoh-tokoh lama NTT dengan segudang prestasi yang patut dibanggakan. Tidak heran beberapa media nasional memberi tajuk Pilkada NTT sebagai ‘Perang Bintang’.

Secara mengejutkan bupati Ngada Marianus Sae diusung PDI Perjuangan dalam pemilihan gubernur NTT. Partai berlambang banteng tersebut menggandengkan beliau dengan Emilia Nomleni, tokoh perempuan pertama yang berani bertarung dalam ajang lima tahunan tersebut. Sekali lagi Megawati Soekarnoputri menunjukkan komitmen partainya meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik.

Kepada kabarnusantara.net, Wily Nurdin ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur menegaskan komitmen dirinya dan segenap pendukungnya mendukung Marianus Sae-Emi Nomleni menuju NTT satu. Mantan pimpinan DPRD Matim tersebut yakin pada sosok bupati Ngada tersebut.

“Visi Marianus Sae dan Emi Nomleni tentang membangun dari desa, sejalan dengan konsep pembangunan nasional presiden Jokowi yang menempatkan desa sebagai pusat pembangunan dengan harapan terciptanya pemerataan pembangunan dan kemandirian Desa” ungkapnya.

Selain penegasan soal visi Marianus Sae dan Emi Nomleni, Wily mengapresiasi gaya blusukan bupati dua periode itu. Ia kagum pada ketahanan fisik dan semangat juang MS menembus rimba, melewati sungai demi mengunjungi pelosok dan menggali persoalan masyarakat. Medan yang dihadapi tentu saja tidak mudah dan butuh pemimpin berani yang sungguh peduli pada rakyat NTT.

“Kita siap bekerja untuk Marianus Sae-Emi Nomleni dan optimis menang di tanah Manggarai Timur. Karena kita butuh orang kerja yang dekat dengan rakyat dan mengedepankan pembangunan untuk rakyat”, pungkasnya.

Wily menambahkan beberapa catatan penting yang wajib diperhatikan rakyat Nusa Tenggara Timur menjelang pemilihan Gubernur NTT.

Pertama, Masyarakat NTT harus keluar kecendrungan politik kedaerahan yang primordial. Sebab pemimpin yang hendak dipilih adalah pemimpin NTT, bukan pemimpin suku atau kelompok tertentu saja. Hal tersebut berangkat dari kecendrungan tim sukses tertentu memainkan isu kedaerahan demi menggalang suara dan simpati rakyat.

Kedua, yang wajib diperhatikan adalah tawaran program pembangunan yang ada dalam visi dan misi kandidat. Program haruslah visioner dan berpihak kepada rakyat bukan kalangan tertentu saja. Rakyat bisa menilai antara program yang benar-benar matang dan program dadakan.

Ketiga, Rakyat NTT harus menyadari pentingnya peran rakyat sebagai pusat dari pelaksanaan demokrasi. Pilihan rakyat dalam pemilu menjadi penentu sekaligus titik start dari pembangunan itu sendiri. Oleh karena itu cerdaslah memilih pemimpin.

Menjawab Issue

Diisukan sakit hati karena tidak diusung Partainya dalam Pilkada Manggarai Timur, Wily menjawab dengan santai perihal persoalan tersebut.

“Dalam Poltik tidak ada istilah sakit hati, yang dikedepankan adalah Loyalitas pada partai dan ideologinya. Hati saya ada untuk partai ini. Maka kemanapun partai menugaskan saya, saya harus siap” tegasnya.

Dalam Pilkada Manggarai Timur Wily demgan tegas menyatakan dukungan kepada paket MERPATI yang diusung PDI Perjuangan. (AD/KbN/CBN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password