breaking news New

Ferdy Hasiman: Marianus-Emy Potong Dominasi Elit yang Monopoli Pilgub NTT

Ferdy Hasiman (doc. Istimewa)
Bagikan

Jakarta,Kabarnusantara.net – Pengamat ekonomi politik nasional Ferdy Hasiman menilai Pilkada NTT 2018 sungguh menarik perhatian publik. Pasalnya, kehadiran  Marianus Sae-Emilia Nomleni dalam percaturan politik pilkada NTT 2018 memotong dominasi elit yang selama ini selalu hadir dalam bursa pencalonan.

“Tampilnya Marianus Sae ke gelanggang pencalonan memotong dominasi elit yang selama ini selalu hadir dalam bursa pencalonan, seperti Eston-Chris, BKH dan sebagainya, yang kerap mengisi panggung Pilgub NTT selama ini,” kata Ferdy.

Padahal, kata Ferdy, elit-elit ini tak memiliki track record berbasis kinerja yang mumpuni.

“Atas dasar itu, rakyat merasa bosan, karena calonnya itu-itu saja. Tampilnya Marianus Sae membuat rakyat kembali bergairah untuk berpartisipasi dalam Pilgub,” ujar Ferdy.

Sementara kehadiran Emi Nomleni sebagai calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Marianus Sae, juga dinilai sangat menarik.

“Karena Emi Nomleni adalah calon perempuan pertama yang ikut meramaikan pertarungan dalam Pilgub NTT. Selama ini panggung pilkada dimonopoli politisi laki-laki,” ungkapnya.

Padahal, lanjutnya, pemilih terbesar di NTT adalah perempuan. “Perempuan selama ini tak menjadi perhatian serius parpol. Dengan tampilnya Emi Nomleni diharapkan dapat memangkas dominasi politik patriarkal, yang identik dengan kasar, korup, dan sebagainya,” kata Ferdy.

Ia mengharapkan Emi Nomleni dapat mencangkokkan karakter feminitas yang yang identik dengan halus, detail dan teliti.

“Banyak tokoh perempuan yg tangguh dan sukses dalam politik. Angela Markel di Jerman adalah salah satu contoh bagus. Di Indonesia dalam jajaran kabinet, ada perempuan-perempuan sukses, seperti Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan). Perempuan-perempuan ini ulet, tegas, teliti dan diandalkan mengurus kepentingan publik,” tegas putra asal Manggarai, NTT, ini.

“Jadi, faktor Emi Nomleni di NTT menjadi nilai plus tersendiri bagi parpol pengusung,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menilai kahadiran pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat-Yoseph Nai Soi (Viktor-Joss) telah membuat warna politik yang berbeda dalam pilkada NTT 2018.

“Tentu bukan hanya pasangan Marianus Sae-Emi Nomleni yang menarik. Pasangan Viktor-Joss juga menarik, karena pasangan ini memiliki rekam jejak bagus. Viktor tegas, eksekutor dan tulus untuk memimpin,” ungkapnya.

Ia juga menilai politisi Nasdem itu memiliki komunikasi politik yang bagus. “Komunikasi politik Viktor ini menjadi modal besar bagi dia jika terpilih nanti untuk melakukan komunikasi politik dengan para bupati yang di era otonomi daerah diberi kewenangan fiskal besar mengurus daerah,” pungkasnya. (Ervan/KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password