breaking news New

Nagekeo Butuh Dokter Pembangunan

dr Yohanes Don Bosco Do (ketiga dari depan), Marianus Waja, SH (paling depan)
Bagikan

Oleh : Tony Sungga


Jika kita bertanya kepada orang Malaysia saat ini, pemimpin manakah yang paling berjasa dalam membangun Malaysia hingga negeri itu jauh lebih maju dari Indonesia,  mereka semua akan menyebut satu nama: Mahathir Muhammad. Di tangan PM Mahathir, Malaysia mengalami kemajuan pesat di bidang ekonomi.

Sejumlah profesional di Malaysia menjelaskan, Mahathir sukses, antara lain, karena latar belakangnya sebagai dokter manusia. Sebagai dokter ia terbiasa bekerja dengan sistematika yang baku, yakni membuat diagnosa yang tepat sebelum memberikan terapi yang benar.  Saat menjadi PM Malaysia, ia menjadi dokter pembangunan yang bekerja dengan diagnosa dan terapi yang jitu.

Pertama,  dokter mulai bekerja dengan membuat diagnosa, yakni mencari tahu apa persisnya penyakit pasien. Pasien diwawancarai untuk mengetahui apa yang dirasakan, riwayat penyakit, dan pengobatan yang sudah diberikan. Dokumen tertulis tentang riwayat penyakit pasien, kalau ada, ditelaah.

Itu saja tidak cukup. Dokter menggunakan alat medis untuk mengetahui penyakit yang sebenarnya dan di bagian mana penyakit itu menggerogoti tubuh manusia. Kemajuan teknologi memberikan banyak sumbangan terhadap peralatan medis, sehingga dokter  bisa memberikan  diagnosa penyakit dengan presisi tinggi.

Kedua, setelah mengetahui dengan jelas, jenis penyakit dan memastikan di mana penyakit bersarang, dokter memberikan terapi, yakni mengambil tindakan untuk penyembuhan. Tindakan yang diambil dokter dan obat yang diberikan disesuaikan dengan jenis penyakit dan kondisi pasien.

Dokter pembangunan akan terlebih dahulu mencari tahu faktor penyebab masalah di Nagekeo yang tak kunjung selesai, bahkan sebaliknya, kian parah. Untuk mencari tahu penyebab masalah, ia akan bertanya langsung pada rakyat. Ia mendengar langsung dari warga, tidak menduga-duga.

Untuk mendukung diagnosa masalah, ia akan melakukan survei dan riset. Ia akan menggunakan teknologi yang tepat  untuk memetakan keadaan dengan benar.

Dokter terbiasa dengan gaya persuasi dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti warga. Karena tujuannya adalah penyembuhan, dokter  selalu membesarkan hati rakyat. Menunjukkan kepada warga tujuan hidup bersama dan memberikan resep hidup sehat dan bagaimana mencapai hidup yang sejahtera.

Kerusakan Nagekeo sudah terlalu parah. Kabupaten ini membutuhkan cara kerja seorang dokter berpengalaman. Nagekeo kini membutuhkan dokter pembangunan.

Bukan hanya gedung DPRD yang menjadi saksi bisu kegagalan pemerintahan saat ini. Ada rumah dinas bupati dan wakil bupati yang terbengkelai. Ada sawah Mbay kiri yang telantar. Ada jalan inspeksi dan jalan di pinggir saluran sekunder sawah Mbay yang dibiarkan rusak.

Kota Mbay tidak ditata dengan sistem drainase yang baik. Pada musim hujan, banjir melibas permukiman. Gedung perkantoran kabupaten dibangun persis di alur banjir di musim penghujan dan hingga kini tak ada solusi untuk mengatasinya.

Masih banyak pembangunan yang terbengkelai. Rencana pembangunan Waduk Lambo  sampai saat ini terus ditentang warga karena pemimpinnya tak paham persuasi dan pendekatan sosial yang tepat. Produktivitas pertanian tetap rendah dan tingkat kesejahteraan rakyat  menurun. Infrastruktur jalan yang tidak bermutu. Baru dibangun, langsung ambruk.

Kondisi ini diperparah oleh sikap pemimpin kabupaten yang kurang    memberikan keteladanan. Orang nomor satu  dan nomor dua Nagekeo  pisah di tengah jalan dan menunjukkan sikap permusuhan secara terbuka. Dalam setahun terakhir, praktis ASN Nagekeo bekerja tanpa nakoda karena kesibukan masing-masing pemimpinnya dalam persiapan pilkada, Juni 2018.

Pemimpin Nagekeo  lebih gemar acara hura-hura, bukan membantu rakyat  melihat realitas dan  memotivasi mereka untuk bekerja keras  dan meningkatkan taraf hidup dan martabat.

Melihat kerusakan yang kian parah, Nagekeo sesungguhnya membutuhkan pemimpin baru.  Dan pemimpin baru itu sudah hadir di tengah kita. Dia adalah Dokter Don, profesional yang sudah bekerja di bidangnya selama 33 tahun, sosok berintegritas yang sudah terbiasa bekerja dengan menjunjung tata nilai-nilai  dan menerapkan sistematika kerja yang benar: 1) Selalu menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab, 2) Selalu mencari tahu terlebih dahulu penyebab masalah sebelum memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah secara permanen. 3) Mampu berkomunikasi dengan bahasa yang mudah dipahami rakyat dan  meyakinkan rakyat untuk melakukan perubahan lewat pendekatan sosial-budaya yang tepat.

Nagekeo perlu pemimpin baru. 

Mari berubah!

Yes!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password