breaking news New

PGRI Satar Mese Menyerahkan Bantuan Bagi SMAK ST. Maria Iteng

Ket. Foto: Kepala Sekolah SMAK. ST. Maria Iteng, Rm. Benyamin Jegaut, Pr bersama Ketua PGRI Kecamatan Satar Mese (Foto Ist)
Bagikan

Manggarai, Kabarnusantara.net-Persatuan Guru Republik Indonesia se-kecamatan Satar Mese menyerahkan bantuan sebesar Rp.10.000.000 kepada SMAK ST. Maria Iteng, pada Sabtu, 25 November 2017 di Aula SMAK St. Maria Iteng.

Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas para guru untuk membantu SMAK St. Maria Iteng yang terkena musibah kebakaran pada 24 oktober 2017.

Dana bantuan ini diberikan kepada pihak sekolah pada saat apel hari guru nasional ke-23 dan Hari ulang tahun PGRI ke-72.

Ketua PGRI Kecamatan Satar Mese, Yustina Heni Julita menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan bentuk dukungan dari PGRI bagi proses pendidikan di SMAK ST. Mari Iteng.

“Saya berharap bantuan ini bisa meningkatkan semangat dalam diri seluruh komunitas SMAK St. Maria Iteng. Semoga dukungan dan bantuan dari PGRI menjadi kekuatan baru untuk menumbuhkan semangat baru dalam diri para Guru dan Siswa/I”, pungkasnya.

Heny juga berharap agar pihak sekolah untuk pelan-pelan membangun fisik dari sekolah. Sehingga kegiatan belajar dan mengajar di sekolah bisa berjalan dengan baik.

Sementara itu, ketua panitia hari guru nasional ke-23 dan Hari ulang tahun PGRI ke 72, Fransiskus Jehau dalam sambutannya menegaskan sumbangan yang diberikan kepada komunitas SMAK St. Maria Iteng merupakan bentuk solidaritas para guru. Mereka prihatin dengan musibah yang menimpah SMAK St. Maria Iteng.

“Bentuk rasa simpati itu menyata dalam pemberian dana sumbangan. Hal inipun diambil dari dana anggaran kegiatan Apel pada hari ini. Sehingga dengan demikian, acara hari ini dibuat dalam tempat yang sederhana, tanpa makan siang,” ungkapnya.

Pimpinan SMAK ST. Maria Iteng, Benyamin Jegaut, Pr sangat berterima kasih kepada Organisasi PGRI Kecamatan Satar Mese atas bantuan dan niat baik para guru.

Dalam sambutannya, Benyamin Jegaut, Pr menyampaikan bahwa dukungan Bapak dan Ibu Guru menguatkan langkah kami. Bantuan ini juga menyadarkan kami bahwa kami tidak jalan sendirian dalam menghadapi musibah ini, ” Ungkap Benyamin Jegaut, Pr.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, SMAK St. Maria Iteng tertimpa musibah kebakaran pada selasa, 24 Oktober 2017, tepatnya pada Pukul 03.13 Wita.

Ada 4 ruangan kelas dan kantor serta ruang sekretariat hangus terbakar. Dokumen seperti ijasah dan dokumen lain pun ikut terbakar. Begitu pun perlengkapan lain seperti laptop, komputer, LCD, Kursi dan meja hangus terbakar.

Informasi yang diterima Kabarnusantara.net pada, Sabtu, (25/11/2017) bahwa total kerugian pun mencapai Rp.1.053.680.000.

“Hingga saat ini belum ada bantuan masuk dari pihak pemerintah atas musibah kebakaran,” jelas Romo Kepala Sekolah kepada kabarnusantara.net 

Lebih lanjut, ia menyampaikan bantuan yang masuk selama ini hanya dari SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng, SMPK Ponggeok, dan Alumni. Yang terakhir adalah dari pihak PGRI. Bantuan yang masuk tidak lebih dari 10 juta,” ungkap Romo Kepala Sekolah tersebut. (Arnold Jemadu/Kont. KbN)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password