Beranda Pendidikan Mahasiswa Sambut Nuansa Paskah, Ribuan Mahasiswa STKIP Ruteng Gelar Pengabdian Masyarakat

Sambut Nuansa Paskah, Ribuan Mahasiswa STKIP Ruteng Gelar Pengabdian Masyarakat

0

Ruteng, Kabarnusantara.net – STKIP Santu Paulus Ruteng memilih untuk mengabdi di tengah masyarakat dalam menyambut perayaan paskah. Pengabdian ini berupa keterlibatan mengambil bagian dalam tanggungan pelaksanaan perayaan paskah.

Para mahasiswa menggunakan auto colt sebagai sarana akomodasi menuju tempat tujuan kegiatan.

Pengabdian ini melibatkan seluruh mahasiswa. Ribuan mahasiswa yang terlibat dibagi ke dalam beberapa kelompok lalu ditugaskan sesuai lokasi masing-masing. Kemudian para dosen juga dikerahkan untuk mendampingi setiap kelompok yang dibentuk.

Para mahasiswa bersama dosen pendamping bertolak ke lokasi yang dituju sehari sebelum perayaan dimulai (28/3). Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai hari kamis hingga puncak perayaan paskah pada hari minggu.

Secara umum, sasaran program pengabdian ini diprioritaskan bagi wilayah Manggarai Raya, yang terdiri dari Manggarai Timur, Manggarai Tengah, dan Manggarai Barat.

Hal ini tidak bermaksud untuk membatasi wilayah lain tetapi pertimbangan jangkauan jarak menjadi prioritas juga bagi institusi. Dalam kenyataan juga beberapa kelompok mahasiswa memilih wilayah selain Manggarai Raya, seperti Ngada dan Nagekeo.

Menurut Bapak Gregorius Raru salah satu dosen pendamping, kegiatan pengabdian ini dilakukan karena tidak bisa dipungkiri bahwa setelah selesai kuliah maka para lulusan akan kembali ke wilayah pedesaan untuk mengabdi pada tugas yang diemban yaitu sebagai guru.

Oleh karena itu, menurutnya sangat penting bagi para mahasiswa untuk mengenal situasi kehidupan sehari-hari dalam kelompok masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut maka wadahnya adalah melalui program pengabdian kepada masyarat dengan memanfaatkan momen perayaan paskah mau pun natal.

Artinya sembari para mahasiswa melaksanakan tugas pelayanan maka tidak lupa pula menyisihkan ruang untuk menganalisis asas kebutuhan yang diperlukan di tengah masyarakat dalam menjalani dinamika kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, ketua program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Romo Bonefasius Rampung mengatakan, prinsipnya, kegiatan ini bermaksud untuk melaksanakan tugas pelayanan bagi umat dalam nuansa pesta paskah. Kemudian mahasiswa melaksanakan tugas pengabdian ini agar mempersiapkan diri sedini mungkin dengan menyesuaikan diri terhadap asas kebutuhan dalam realitas kehidupan bermasyarakat.

”Jadi program pengabdian kepada masyarakat ini memiliki nilai manfaat luar biasa bagi mahasiswa. Yang paling penting juga bahwa harus dipahami, kegiatan ini menjadi wujud pelaksanaan dari tridharma perguruan tinggi, yang salah satu poinnya berbunyi pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Romo Bone.

Untuk diketahui program pengabdian kepada masyarakat bukan yang pertamakali dilakukan. Program ini menjadi rutinitas tahunan yang diadakan oleh kampus.

Kemudian program ini juga tidak hanya dilakukan pada momen perayaan paskah. Momen natal juga termasuk target pelaksanaan dari program ini. Jadi dalam kurun waktu setahun, program ini dilaksanakam dua kali. (KbN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here