Trump Usir 60 Diplomat Rusia, 7 Hari Harus Tinggalkan AS

0
39

Kabarnusantara.net – Donald Trump telah mengusir 60 diplomat Rusia, atas serangan mata-mata Salisbury.

Seorang pejabat senior Gedung Putih, juga telah memerintahkan penutupan konsulat Rusia di Seattle.

Pejabat administrasi senior Trump mengatakan, orang-orang Rusia yang diusir termasuk 12 mata-mata yang diyakini AS bekerja di bawah perlindungan diplomatik pada misi Rusia ke PBB.

Mereka mengatakan, konsulat Seattle adalah kekhawatiran kontra-intelijen karena kedekatannya dengan pangkalan Angkatan Laut AS.

Para pejabat menambahkan, tindakan tersebut diambil untuk mengirim pesan tentang jumlah mata-mata Rusia yang ‘sangat tinggi’ di AS, dan untuk menanggapi serangan di Inggris.

Orang-orang Rusia yang diusir, akan memiliki tujuh hari untuk meninggalkan AS.

Ini menandai salah satu tindakan paling signifikan yang diambil oleh pemerintahan Trump melawan Vladimir Putin.

Kurang dari seminggu yang lalu, Trump mengucapkan selamat kepada Putin melalui telepon, untuk pemilihan kembali tetapi tidak mengangkat kasus mata-mata, memperbarui pertanyaan tentang apakah presiden AS terlalu lunak pada Kremlin.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengkonfirmasi, 14 negara anggota, termasuk tetangga Rusia, telah mengusir staf diplomatik Rusia. Jerman diperkirakan akan mengusir empat diplomat Rusia, dengan menteri luar negeri Jerman Heiko Maas mengatakan jelas bahwa serangan ini tidak bisa tetap tanpa konsekuensi.

“Kami tidak mengambil keputusan untuk mengusir diplomat Rusia dengan ringan,” tambahnya.

Tetapi fakta dan indikasi mengarah ke Rusia. Pemerintah Rusia sejauh ini belum menjawab pertanyaan terbuka dan tidak menunjukkan kesiapan untuk ingin memainkan peran konstruktif dalam mengklarifikasi serangan.

Presiden Ukraina mengumumkan pengusiran 13 diplomat Rusia. Denmark mengumumkan itu memberikan dua boot, sementara Republik Ceko dan Lithuania mengusir masing-masing tiga diplomat. (KbN)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here