Benih Harapan dari Sungai Tugusari: Wartawan GWI Jember Tebar Ikan untuk Alam yang Lebih Baik

Kabar Nusantara
2 Min Read

JEMBER.KabarNusantara.Net – Mentari pagi menembus kabut di Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari. Di tepi Sungai Bendungan, puluhan orang tampak sibuk menyiapkan ember berisi ribuan benih ikan tawes. Tawa dan semangat mereka menyatu dengan gemericik air yang mengalir tenang.
Hari itu, Kamis (23/10/2025), bukan sekadar kegiatan biasa. Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Jember bersama Dinas Perikanan, Forkopimca Bangsalsari, dan Pemerintah Desa Tugusari, menebar harapan baru bagi alam yang mulai kehilangan keseimbangannya.

Ketua GWI Jember, Ahmadi atau Madek, terlihat berbaur dengan masyarakat tanpa jarak. Ia menegaskan bahwa profesi wartawan bukan hanya sebatas pena dan berita, tetapi juga aksi nyata.

> “Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan pun bisa menjadi bagian dari solusi. Menjaga alam bukan tugas satu pihak, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya sembari menebar ikan-ikan kecil yang segera berenang bebas ke sungai.

 

Air yang dulu keruh oleh limbah kini diharapkan kembali hidup dengan warna baru — kehidupan baru. Bagi warga Tugusari, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Jember, Poerwahjudi, yang hadir mewakili Kepala Dinas, tampak terharu melihat antusiasme warga dan para wartawan.

> “Kegiatan ini sederhana tapi punya makna besar. Ikan-ikan ini bukan sekadar bibit, tapi simbol kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya. Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai, karena apa yang dikotori manusia akan kembali pada manusia itu sendiri.

 

Kepala Desa Tugusari, Ahmad Khoiri, menyambut kegiatan itu dengan penuh syukur.

> “Kami bangga karena Tugusari menjadi tempat dimulainya gerakan ini. Semoga ikan-ikan yang ditebar bisa berkembang biak dan menjadi rezeki bagi warga,” katanya dengan wajah sumringah.

 

Di antara peserta kegiatan, tampak mahasiswa KKN, penyuluh perikanan, hingga warga setempat ikut larut dalam suasana kebersamaan. Anak-anak kecil berlarian di tepi sungai sambil bersorak melihat ikan-ikan dilepaskan ke air.

Kegiatan yang diinisiasi GWI Jember ini bukan sekadar tebar benih ikan. Lebih dari itu, sebuah pesan moral disampaikan: bahwa menjaga alam sama artinya menjaga kehidupan.
Karena sungai yang bersih dan hidup bukan hanya warisan bagi generasi sekarang, tapi juga untuk anak cucu kelak.**Red

Share This Article
Leave a comment