SURABAYA,KabarNusantara.Net – Kawasan wisata religi Ampel kini memiliki pusat informasi resmi bernama Ampel Tourist Information Center (ATIC). Kehadiran ATIC diharapkan menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk mengenal lebih jauh potensi Ampel, bukan hanya Masjid dan Makam Sunan Ampel, tetapi juga kuliner, sejarah, dan budaya yang khas.
Peresmian ATIC berlangsung di Quds Royal Hotel Surabaya, Jumat (8/8/2025), dihadiri Kepala Bidang Promosi Pariwisata Disbudporapar Kota Surabaya Farah Andita Ramdhani. Mewakili Kepala Disbudporapar Hidayat Syah, Farah menegaskan, ATIC hadir untuk memperluas citra Ampel sebagai pusat wisata yang lengkap.
“Ini pertama kalinya ada pusat informasi seperti ini. Kami apresiasi dan berharap ATIC dapat mengangkat potensi wisata Ampel secara menyeluruh,” ujarnya.
Pungky Kusuma, Cluster General Manager Quds Hotel Group Indonesia, menyebut ATIC sebagai upaya “membingkai” kekayaan Ampel dari sisi sejarah, budaya, hingga kuliner. Ia bahkan memproyeksikan kawasan ini sebagai bagian dari “segitiga emas” wisata Surabaya, bersama Peneleh Heritage dan Kota Lama.
Menurutnya, wisata kini menjadi kebutuhan masyarakat modern. Surabaya sendiri, dalam lima tahun terakhir, menunjukkan perhatian besar pada pengembangan destinasi, mulai dari THP Kenjeran, Kebun Binatang Surabaya, Monumen Kapal Selam, Tugu Pahlawan, hingga Surabaya North Quay.
Di Surabaya Utara, Pemkot mengembangkan Surabaya Kota Lama, Wisata Religi Ampel, Kampoeng Heritage Peneleh — tempat lahirnya Bung Karno — dan Peninggalan Sumur Jobong Majapahit.
“Pengembangan ini memberi lebih banyak pilihan bagi warga Surabaya dan wisatawan dari berbagai daerah,” kata Pungky.
Salah satu daya tarik Ampel yang populer adalah Jalan KH Mas Mansyur, dengan deretan gerai kuliner khas Timur Tengah, Jawa, dan Madura. Menurut Pungky, kawasan ini juga punya suasana yang cocok untuk Gen Z dan milenial.
Peresmian ATIC dirangkai dengan sejumlah kegiatan hingga Minggu (10/8/2025), termasuk Sarasehan, Pameran Produk UMKM, dan Ngaji Entrepreneur bekerja sama dengan KAJI Indonesia.
