JEMBER.KabarNusantara.Net — Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Jember mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Pada Minggu (22/2/2026), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi kerusakan fasilitas publik yang sebelumnya dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU didampingi Bupati Muhammad Fawait beserta jajaran OPD terkait. Rombongan bergerak ke sejumlah titik yang dinilai kritis dan membutuhkan penanganan segera agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Jembatan Pakusari Menjadi Prioritas Utama
Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama adalah jembatan penghubung di Desa Pakusari, yang terputus akibat banjir beberapa waktu lalu. Infrastruktur ini sangat vital karena menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan akses utama menuju desa-desa sekitar.
Kepala Desa Pakusari, Misjo, menuturkan bahwa kerusakan jembatan membuat mobilitas warga terganggu secara signifikan. Sebelum putus, jembatan dengan lebar 3 meter dan panjang 18 meter itu mampu dilalui kendaraan roda empat dan memangkas jarak tempuh secara drastis.
“Warga akhirnya membangun jembatan bambu secara swadaya agar aktivitas tetap berjalan. Namun tentu saja kami berharap segera ada pembangunan jembatan permanen dari pemerintah,” ujar Misjo.
Peninjauan Pasar dan Infrastruktur Ekonomi
Selain melihat kondisi jembatan, Menteri PU juga menyambangi Pasar Tanjung, pusat perdagangan terbesar di Jember yang memerlukan penataan ulang. Revitalisasi pasar dinilai sangat penting untuk meningkatkan keamanan bangunan sekaligus mendukung roda ekonomi kerakyatan.
Rombongan kemudian melanjutkan tinjauan ke Fly Over Mangli dan beberapa ruas jalan nasional yang diusulkan untuk pelebaran. Infrastruktur tersebut merupakan jalur strategis yang menopang konektivitas barang dan jasa di kawasan Jember.

Pemerintah Pusat Siapkan Penanganan Berbasis Kebutuhan Mendesak
Dalam keterangannya, Menteri PU mengungkapkan bahwa laporan mengenai status tanggap darurat Jember cukup mengejutkannya, mengingat selama ini wilayah tersebut relatif stabil.
“Saya mendapat laporan langsung dari Bupati Jember mengenai kebutuhan mendesak, mulai dari pelebaran jalan hingga perbaikan pasar. Karena itu saya datang untuk memastikan kondisi di lapangan agar langkah yang diambil tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur dengan tingkat urgensi tertinggi, termasuk pembangunan kembali jembatan Pakusari dan peningkatan jaringan jalan nasional.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Bupati Muhammad Fawait menyampaikan terima kasih atas respons cepat yang diberikan kementerian. Menurutnya, kunjungan langsung Menteri PU menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah.
“Kami optimistis sinergi ini akan mempercepat pemulihan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jember,” ujarnya.
Kunjungan ini tidak hanya memberi gambaran nyata kondisi infrastruktur yang terdampak, tetapi juga membangkitkan harapan masyarakat, terutama warga Pakusari yang selama ini mengandalkan akses jembatan tersebut. Warga kini menanti percepatan pembangunan jembatan permanen agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali pulih sepenuhnya.**Red

