Pastikan Mutu dan Ketepatan Distribusi, Pemkab Jember dan Bulog Awasi Ketat Beras Bantuan Pangan

Kabar Nusantara
3 Min Read
Foto istimewa DKPP KABUPATEN JEMBER

Jember,KabarNusantara.Net Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi dan terdistribusi secara tepat sasaran. Salah satunya melalui pengawasan dan pemeriksaan ketat terhadap Beras Bantuan Pangan (BBP) tahun 2025.

Bekerja sama dengan Bulog Cabang Jember, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jember melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas beras bantuan sebelum didistribusikan ke masyarakat. Kegiatan ini dilaporkan melalui situs resmi PPID Pemkab Jember pada 15 Juli 2025.

Pengawasan dilakukan di tiga gudang utama penyimpanan beras, yakni Gudang Bulog Kertosari, Mangli, dan Pecoro, yang menjadi pusat distribusi ke berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

Di Gudang Kertosari, tercatat progres pengemasan telah mencapai 70 persen dari total 320 ton stok yang tersedia. Beras bantuan yang sebagian besar berasal dari Myanmar dan Vietnam ini direncanakan akan didistribusikan ke wilayah Pakusari, Silo, Mayang, dan Garahan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kualitas beras secara umum cukup baik, meskipun ditemukan beberapa butir beras berwarna kuning.

Sementara itu, di Gudang Mangli, proses pengemasan sudah mencapai 56 persen dari total 170 ton beras yang berasal dari Pakistan. Tim pemeriksa menyebutkan bahwa kualitas beras di gudang ini tergolong sangat baik, dengan warna putih bersih. Bantuan dari gudang ini akan menyasar wilayah Jember Kota dan Tempurejo.

Adapun di Gudang Pecoro, proses pengemasan telah selesai 100 persen dari total 550 ton stok beras yang dikirim dari Vietnam. Beras dari gudang ini akan didistribusikan ke daerah Tanggul, Semboro, Bangsalsari, dan Umbulsari. Meski sebagian besar beras dinilai layak konsumsi, tim masih menemukan beberapa contoh beras berwarna hitam dan menggumpal, yang kini menjadi perhatian untuk diperbaiki dalam tahap sortir dan distribusi.

Menurut rencana, penyaluran perdana BBP ini akan dimulai pada 17 Juli 2025, dengan titik awal di Kelurahan Kebonsari. Pengiriman akan dilakukan oleh transporter resmi dari Bulog Jember.

Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan Pemkab Jember dalam memastikan bahwa setiap bantuan yang sampai ke tangan masyarakat benar-benar berkualitas dan bermanfaat. DKPP Jember dan Bulog menegaskan bahwa mutu beras serta ketepatan distribusi akan terus diawasi guna menjamin program berjalan maksimal.

Share This Article
Leave a comment