BPP Gumukmas Dorong Kebangkitan Tembakau Kasturi sebagai Komoditas Unggulan Petani

Kabar Nusantara
2 Min Read

Jember.KabarNusantara.Net  – Tembakau kasturi kembali mencuri perhatian. Dikenal dengan aroma khas dan kualitas tinggi, tembakau ini mulai dilirik kembali sebagai komoditas unggulan yang menjanjikan keuntungan besar bagi petani, khususnya di kawasan Jember, Bondowoso, dan Situbondo.

Dengan cita rasa unik dan ketahanan fermentasi yang kuat, tembakau kasturi kini menjadi incaran industri rokok kretek dan cerutu, baik dalam negeri maupun luar negeri. Permintaan yang terus meningkat mendorong petani untuk menghidupkan kembali lahan-lahan tidur demi memenuhi pasar yang semakin luas.

“Pabrikan mencari tembakau dengan karakter kuat dan aroma eksklusif. Ini peluang emas bagi petani lokal,” ujar Hari Murtiyoso, penyuluh pertanian di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Rabu (30/7/2025).

Hari menyebut, panen tembakau kasturi bisa mencapai 1,5 hingga 2 ton per hektare. Harga jualnya pun cukup tinggi, berkisar antara Rp 60.000 hingga Rp 100.000 per kilogram, tergantung kualitas.

Tak hanya sebagai bahan baku rokok, tembakau kasturi juga berpeluang dikembangkan ke sektor lain. Koordinator BPP Gumukmas, Murdoso, mengatakan tembakau ini bisa diolah menjadi parfum herbal, aromaterapi, hingga produk kreatif lainnya. “Dengan pelatihan dan kerja sama UMKM, nilai tambahnya bisa berlipat,” jelasnya.

Meski menjanjikan, petani masih menghadapi tantangan seperti cuaca tak menentu, keterbatasan pupuk organik, dan minimnya petani muda yang mau terjun ke sektor ini.

Namun, semangat tetap menyala. Muslikin (47), petani asal Purwoasri, optimis akan masa depan komoditas ini. “Asal tekun dan kualitas dijaga, tembakau kasturi bisa jadi penyelamat ekonomi desa,” ujarnya mantap. Red Gfr

Share This Article
Leave a comment