JEMBER,KabarNusantara.Net – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) kembali melaksanakan kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) di Kecamatan Gumukmas untuk tahun akademik 2025/2026. Sebanyak 19 mahasiswa diterjunkan dan dibagi ke dalam dua kelompok yang akan bertugas di Desa Mayangan dan Desa Kepanjen selama kurang lebih empat minggu. Selasa, 2 Desember 2025
Pelaksanaan PBL diawali dengan seremoni serah terima mahasiswa di Pendopo Praja Mukti Kecamatan Gumukmas pada pukul 09.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat Gumukmas Sujirman, S.IP., yang mewakili Camat, Dosen Pembimbing PBL Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes., Kepala UPT Puskesmas Gumukmas dr. Halimah Arvi, Kapolsek Gumukmas Iptu Edi Santoso, SH., perwakilan Koramil 0824/20 Serma I Made K, serta perangkat desa dari Mayangan dan Kepanjen.
Dalam sambutannya, Dr. Leersia Yusi Ratnawati menegaskan bahwa PBL merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang diperoleh selama kuliah ke dalam kondisi kesehatan nyata di lapangan. “Kegiatan ini adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami ingin mahasiswa benar-benar memahami masalah kesehatan masyarakat, mulai dari stunting, sanitasi, hingga penyakit tidak menular, lalu menyusun intervensi yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selama berada di desa, mahasiswa akan menjalani beberapa tahapan penting, yaitu:
-
Analisis situasi melalui pengumpulan data kesehatan, gizi, dan lingkungan,
-
Penetapan prioritas masalah bersama masyarakat dalam forum Musyawarah Masyarakat Desa (MMD),
-
Pelaksanaan intervensi seperti edukasi gizi, perbaikan fasilitas kesehatan lingkungan, hingga sosialisasi pencegahan penyakit.
PBL tahun ini juga mengedepankan kerja sama erat antara mahasiswa dan pihak Puskesmas Gumukmas, terutama dalam bidang epidemiologi, promosi kesehatan, dan perencanaan program kesehatan masyarakat.
Perwakilan pemerintah desa dari Mayangan dan Kepanjen mengungkapkan apresiasi mereka atas kehadiran mahasiswa. Mereka berharap kegiatan ini mampu mendorong peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah mereka.
Dengan durasi kegiatan sekitar 40 hari, PBL FKM UNEJ diharapkan tidak hanya memberi pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam perbaikan kesehatan masyarakat di dua desa tersebut. (Ghofur)
