Pertemuan Paguyupan Kios Pupuk Kecamatan Gumukmas Bahas Soliditas dan Penerapan HET Baru

Kabar Nusantara
3 Min Read

JEMBER.KabarNusantara.Net – Paguyupan Kios Pupuk Kecamatan Gumukmas kembali menggelar pertemuan rutin di Rumah Makan Panto Gumukmas pada Selasa, 2 Desember 2025. Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus ajang memperkuat komunikasi antar-anggota, petugas lapangan, serta pihak Pupuk Indonesia dalam rangka memastikan pendistribusian pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran, tertib, dan sesuai ketentuan terbaru.

Agenda utama pertemuan kali ini adalah evaluasi pendistribusian pupuk dan penegasan kembali penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru yang harus diberlakukan oleh seluruh kios seseuai Perpres 6/2025 diundangkan tanggal 30 Januari 2025 dan sekarang berlaku sebagai regulasi utama pengelolaan pupuk bersubsidi. Dalam ketentuan terbaru tersebut, HET pupuk Urea ditetapkan sebesar 90.000,- dan NPK sebesar 92.000,- Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keteraturan penjualan pupuk dan menghindari adanya penyimpangan harga di tingkat kios.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh pemilik dan perwakilan kios pupuk se-Kecamatan Gumukmas, petugas verval, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta perwakilan dari Pupuk Indonesia.
Pada kesempatan itu, Reynaldy Edo perwakilan Pupuk Indonesia untuk Kecamatan Gumukmas menyampaikan apresiasi kepada seluruh kios pupuk di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa tingkat penebusan pupuk bersubsidi di Gumukmas telah mencapai lebih dari 90 persen — sebuah capaian yang menunjukkan kerja sama dan ketaatan seluruh pihak terhadap regulasi yang berlaku.

Ketua Paguyupan Kios Pupuk Kecamatan Gumukmas H Suroto menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Ia mengimbau seluruh anggota paguyuban untuk terus mematuhi regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah demi kelancaran pendistribusian dan kenyamanan bersama.

Sementara itu, Abdul Wasik Tim Verval sekaligus PPL Desa Temborejo menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kios yang telah menjalankan tugasnya sebagai PPTS (Pelaksana Penyaluran Tingkat Kios) dengan baik. Ia menegaskan bahwa penyaluran pupuk di Gumukmas telah berjalan sesuai regulasi dan hasilnya terlihat dari capaian penebusan yang juga menembus angka di atas 90 persen.

Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar kendala teknis serta langkah evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada petani di Kecamatan Gumukmas. Dengan adanya pertemuan rutin seperti ini, diharapkan hubungan antar-stakeholder semakin solid dan pendistribusian pupuk bersubsidi semakin transparan, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan pemerintah. (Ghofur)

Share This Article
Leave a comment