Gus Fawait Menyapa Warga Puger dalam Apel Sholawat Kebangsaan: Semangat Santri Membangun Negeri

Kabar Nusantara
3 Min Read

JEMBER,KabarNusantara.Net– Suasana siang di Lapangan Kasyian, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, tampak semarak dan penuh khidmat. Ratusan  warga dari berbagai penjuru daerah memadati lapangan untuk mengikuti Apel Sholawat Kebangsaan bersama tokoh muda Nahdlatul Ulama sekaligus Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang akrab disapa Gus Fawait.

Lantunan sholawat menggema syahdu, menggetarkan hati setiap jamaah yang hadir. Dalam balutan nuansa merah putih, acara ini menjadi simbol kuat persatuan antara nilai-nilai keagamaan dan semangat nasionalisme. Jamaah datang tak hanya dari wilayah Puger, tetapi juga dari kecamatan sekitar seperti Gumukmas, Wuluhan, dan Ambulu, menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan bernuansa spiritual dan kebangsaan tersebut.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan pesan yang penuh makna tentang pentingnya peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

> “Santri harus kuat, cinta damai, dan siap membangun negeri,” tutur Gus Fawait disambut tepuk tangan meriah dari para jamaah.

 

Beliau menegaskan bahwa semangat kebangsaan tidak boleh pudar di tengah tantangan zaman. Menurutnya, nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin harus menjadi landasan dalam memperkokoh persaudaraan sesama anak bangsa, tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang sosial.

Selain sholawat dan tausiyah kebangsaan, acara juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan daerah Jember, khususnya wilayah Puger yang dikenal sebagai daerah pesisir dengan potensi ekonomi dan perikanan yang besar. Gus Fawait berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat.

> “Dengan bersholawat, kita memohon berkah kepada Allah SWT agar negeri ini selalu dijaga dalam kedamaian. Santri dan pemuda harus berperan aktif menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus menjadi pelopor pembangunan daerah,” tambahnya.

 

Kegiatan Apel Sholawat Kebangsaan ini juga menjadi ajang refleksi bersama untuk menumbuhkan semangat persatuan di tengah keberagaman.

Menjelang akhir acara, suasana semakin khusyuk ketika ratusan jamaah serempak melantunkan sholawat Nabi dengan penuh penghayatan.

Apel Sholawat Kebangsaan di Lapangan Kasyian Puger ini bukan sekadar kegiatan religius, tetapi juga manifestasi nyata bahwa semangat santri, nilai kebangsaan, dan kecintaan terhadap negeri dapat berjalan seiring, saling menguatkan untuk membangun Indonesia yang lebih damai dan bermartabat. (Ghofur).

Share This Article
Leave a comment