Penerbangan Jember–Denpasar Resmi Mengudara: Akses Bali Kini Lebih Cepat dan Nyaman

Kabar Nusantara
2 Min Read

JEMBER.KabarNusantara.Net – Masyarakat Jember kini akan menikmati kemudahan baru dalam mobilitas udara. Penerbangan rute Jember–Denpasar melalui Bandara Notohadinegoro dipastikan mulai beroperasi pada Jumat, 5 Desember 2025, dengan layanan dari maskapai Wings Air. Kehadiran rute ini disambut hangat karena dinilai mampu memangkas waktu perjalanan dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, menjelaskan bahwa seluruh aspek teknis dan pendukung operasional bandara telah siap. Menurutnya, tidak ada hambatan berarti karena bandara selama ini terus melakukan perawatan rutin.

“Semua prasarana dan sarana bandara sudah memenuhi standar. Perbaikan interior terminal seperti kamar mandi telah disesuaikan dengan ketentuan kebandaraan,” ujar Gatot saat meninjau langsung kesiapan Bandara Notohadinegoro, Rabu (3/12/2025).

Selain fasilitas, peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga telah dilakukan. Dua petugas pemadam kebakaran resmi mendapatkan sertifikasi, sementara lisensi Aviation Security (Avsec) berhasil diperpanjang. “SDM kita siap. Armada pemadam sudah mampu menjangkau seluruh area bandara jika diperlukan,” tambahnya.

Wings Air kini tengah mempersiapkan loket dan area check-in untuk melayani penumpang. Rute Jember–Denpasar akan terbang tiga kali seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Gatot menerangkan bahwa durasi perjalanan hanya sekitar 1 jam 20 menit, jauh lebih efisien dibanding jalur darat yang dapat memakan waktu hingga 8 jam.

Penerbangan akan menggunakan pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi. Harga tiket dipastikan kompetitif, tersedia mulai dari Rp 843.900 di Bookcabin, Rp 855.700 di Traveloka, hingga tiket promo serendah Rp 460 ribu.

“Dengan adanya rute ini, konektivitas Jember dan Bali akan semakin mudah. Banyak warga Jember yang bekerja di Bali, sehingga ini menjadi solusi transportasi yang sangat ditunggu,” kata Gatot.

Pemesanan tiket pun menunjukkan respons positif. Hingga Rabu siang, okupansi penerbangan Denpasar–Jember telah mencapai 25 persen, sementara penerbangan dari Jember ke Denpasar tercatat menembus lebih dari 50 persen.

Dengan hadirnya konektivitas udara ini, Jember bukan hanya semakin dekat dengan Bali, tetapi juga membuka pintu lebih luas untuk sektor pariwisata, bisnis, dan ekonomi daerah. (Ghofur)

Share This Article
Leave a comment