Kolaborasi PPL, Mahasiswa KKN, dan Poktan Handayani Bahas Solusi Tanah Asam di Ngampelrejo

Kabar Nusantara
2 Min Read

Jombang, KabarNusantara.Net – Guna menjaga produktivitas tanaman padi dan meningkatkan kesadaran petani terhadap kondisi tanah yang kurang ideal, telah dilaksanakan pertemuan kolaboratif pada Selasa (5/8/2025) di Balai Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang.

Pertemuan tersebut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Ngampelrejo, Moh. Aminuddin, Mahasiswa KKN Kolaborasi 121 dari berbagai perguruan tinggi, serta anggota Kelompok Tani (Poktan) Handayani yang diketuai oleh Kukuh Prayitno. Turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini, Sekretaris Desa Ngampelrejo, Bapak Muhdi, yang mewakili perangkat desa.

Mengusung tema “Mengatasi Tanah Asam-Asaman untuk Pertumbuhan Padi yang Optimal”, kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi mengenai karakteristik tanah asam, penyebab, serta dampaknya terhadap pertumbuhan padi. Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara petani dan narasumber.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan, seluruh peserta melakukan kunjungan lapang ke salah satu areal persawahan di Desa Ngampelrejo yang kerap menunjukkan gejala tanah asam. Di lokasi tersebut dilakukan penyemprotan Microferti Energy, pupuk anorganik cair makro majemuk yang mengandung Nitrogen (N) dan Fosfor (P), serta diperkaya dengan teknologi AOA (Humin, Humat, Fulvat, dan Karbohidrat). Produk ini dikenal mampu menyehatkan tanah serta mendukung peningkatan hasil produksi tanaman padi.

Dari hasil observasi lapang, diketahui bahwa sistem drainase di lahan tersebut masih belum optimal. Saluran pembuangan air yang buruk menyebabkan lahan sering tergenang, sehingga memicu kondisi tanah menjadi asam. PPL Moh. Aminuddin menyampaikan harapannya agar saluran drainase segera dinormalisasi, sebagai langkah penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani dapat lebih memahami ciri-ciri tanah asam, faktor penyebabnya, serta teknik yang tepat dalam penanggulangannya. Dengan demikian, pertanian padi di Desa Ngampelrejo dapat terus berproduktivitas secara berkelanjutan.

Share This Article
Leave a comment